Sabtu, 10 September 2011

CABANG BIOLOGI

CABANG ILMU BIOLOGI

1.      Acarologi, ilmu yang mempelajari tentang acarina (tungau)
2.      Agronomi, ilmu yang mempelajari tentang tanaman budidaya
3.      Algologi, ilmu yang mempelajari tentang alga
4.      Andrologi, ilmu yang mempelajari tentang macam hormone dan kelainan reproduksi pria.
5.      Anatomi atau ilmu urai tubuh, ilmu yang mempelajari tentang bagian-bagian tubuh
6.      Anatomi Perbandingan, ilmu mengenai persamaan dan perbedaan anatomi dari makhluk hidup.
7.      Anestesiologi, disiplin ilmu yang mempelajari penggunaan anestesi.
8.      Angiology: Ini adalah ilmu yang mencakup studi pembuluh darah dan getah bening dan gangguan mereka.
9.      Apiari, ilmu yang mempelajari tentang lebah termasuk ternak lebah
10.  Arachnologi, ilmu yang mempelajari tentang laba-laba.
11.  Artrologi, ilmu yang mempelajari tentang sendi (penyakit sendi)
12.  Astrobiologi (kadang disebut juga eksobiologi, eksopaleontologi, bioastronomi, dan xenobiologi) adalah kajian tentang asal, evolusi, penyebaran, dan masa depan kehidupan di alam semesta.
13.  Bakteriologi, ilmu yang mempelajari tentang bakteri
14.  Bioinformatika, ilmu yang mempelajari penerapan teknik komputasional untuk mengelola dan menganalisis informasi biologis
15.  Biologi kelautan: Mempelajari tentang kehidupan laut.
16.  Biomekanik : sering dianggap sebagai cabang kedokteran, studi tentang mekanisme makhluk hidup, dengan penekanan pada penggunaan diterapkan melalui kaki palsu, dll
17.  Biologi Lingkungan - studi tentang alam, secara keseluruhan atau di daerah tertentu, terutama karena dipengaruhi oleh aktivitas manusia
18.  Biologi Molekuler, kajian biologi pada tingkat molekul
19.  Biologi populasi: Mempelajari tentang populasi makhluk hidup.
20.  Biologi Reproduksi, cabang biologi yang mendalami tentang perkembangbiakan
21.  Biologi Sel : studi sel sebagai unit yang lengkap, dan interaksi molekuler dan kimia yang terjadi dalam sel hidup.
22.  Biokimia, kajian biologi yang mempelajari kimia makhluk hidup
23.  Biofisika. cabang ilmu biologi yang mengkaji aplikasi aneka perangkat dan hukum fisika untuk menjelaskan aneka fenomena hayati atau biologi
24.  Biogeografi, cabang dari biologi yang mempelajari tentang keaneka ragaman hayati berdasarkan ruang dan waktu
25.  Biostatistika, (gabungan dari kata biologi dengan statistika; kadang-kadang dirujuk sebagai biometri atau biometrika) adalah penerapan ilmu statistika ke dalam ilmu biologi
26.  Bioteknologi, cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa.
27.  Botani, Ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan
28.  Bryologi, ilmu yang mempelajari tentang lumut
29.  Craniology: ini adalah cabang ilmu yang berhubungan dengan studi karakteristik fisik dari tengkorak ras manusia yang berbeda.
30.  Cryobiology - studi tentang efek lebih rendah dari suhu biasanya pilihan pada makhluk hidup
31.  Dendrologi, ilmu yang mempelajari tentang pohon maupun tumbuhan berkayu lainnya, seperti liana dan semak
32.  Dermatologi, ilmu yang mempelajari kulit dan penyakitnya
33.  Etiologi ,  Mempelajari tentang penyebab timbulnya penyakit.
34.  Ekologi, ilmu yang mempelajari tentang hubungan timbale balik antara makhluk hidup dan lingkungannya
35.  Epidemiologi, ilmu yang mempelajari tentang penularan penyakit
36.  Embriologi, ilmu yang mempelajari tentang perkembangan embrio
37.  Endokrinologi, ilmu yang mempelajari tentang hormone
38.  Entomologi, Ilmu yang mempelajari tentang serangga
39.  Etnobotani, ilmu yang mempelajari hubungan manusia dan tumbuhan
40.  Etnozoologi, ilmu yang mempelajari hubungan manusia dan hewan
41.  Etologi, cabang ilmu zoologi yang mempelajari perilaku atau tingkah laku hewan, mekanisme serta faktor-faktor penyebabnya
42.  Eugenetika, ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat
43.  Evolusi, ilmu yang mempelajari perubahan makhluk hidup dalam jangka panjang
44.  Exbiology: Ini adalah cabang ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan kehidupan atau kemungkinan kehidupan di luar bumi ini.
45.  Enzimologi, ilmu yang mempelajari tentang enzim
46.  Farmakologi,ilmu yang mempelajari obat-obatan, interaksi dan efeknya terhadap tubuh manusia.
47.  Fenologi (Yun. φαινόμενον, phainómenon, "kejadian", "penampilan" dan -logie) adalah ilmu yang mempelajari pengaruh iklim atau lingkungan sekitar terhadap penampilan suatu organisme atau populasi. Aspek utama yang dipelajari adalah bagaimana alam berubah sejalan dengan perjalanan siklus waktu/musim. Ilmu ini dapat dianggap sebagai bagian dari ekologi dan biogeografi.
48.  Fikologi, Ilmu yang mempelajari tentang alga..
49.  filogeni, kajian mengenai hubungan di antara kelompok-kelompok organisme yang dikaitkan dengan proses evolusi yang dianggap mendasarinya.
50.  Fisiologi, Ilmu yang mempelajari tentang faal/fungsi kerja tubuh
51.  Fisioterapi, Ilmu yang mempelajari tentang pengobatan terhadappenderita yang mengalami kelumpuhan atau gangguan otot
52.  Fitopatologi, cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari penyakit tumbuhan akibat serangan patogen ataupun gangguan ketersediaan hara
53.  Fitogeografi,  mempelajari tentang penyebaran tumbuhan.
54.  Gastrologi, ilmu yang mempelajari tentang salurang pencernaan, terutama lambung dan usus
55.  Genetika kuantitatif, Cabang genetika yang membahas pewarisan sifat-sifat terukur (kuantitatif atau metrik), yang tidak bisa dijelaskan secara langsung melalui hukum pewarisan Mendel
56.  Genetika molukuler, cabang genetika yang mengkaji bahan genetik dan ekspresi genetik di tingkat subselular (di dalam sel)
57.  Genetika , cabang genetika yang membahas transmisi bahan genetik pada ranah populasi
58.  Genetika Populasi adalah cabang genetika yang membahas transmisi bahan genetik pada ranah populasi. Dari objek bahasannya, genetika populasi dapat dikelompokkan sebagai cabang genetika yang berfokus pada pewarisan genetik.
59.  Ginekologi, ilmu yang khusus mempelajari penyakit-penyakit sistem reproduksi wanita (rahim, vagina dan ovarium)
60.  Genomika, ilmu yang mempelajari tentang bahan genetik dari suatu organisme atau virus
61.  Gerontologi (Inggris: Gerontology) yang berasal dari (bahasa Yunani γέρων, geron yang berarti berusia lanjut dan -λογία, -logy berarti ilmu) adalah ilmu yang mempelajari melalui berbagai aspek terhadap proses penuaan yaitu melalui pendekatan biologis, psikologis, sosial, ekonomi, kesehatan dan lingkungan, hal ini yang membedakannya dengan geriatri yang merupakan cabang dari ilmu kedokteran yang mempelajari penyakit dari kaum berusia lanjut
62.  Harpetologi, ilmu yang mempelajari reptilia dan ampibia (ular dan kadal.
63.  Hematologi, ilmu yang mempelajari darah, organ pembentuk darah dan penyakitnya.
64.  Helmitologi, Mempelajari tentang cacing.
65.  Hepatologi: Ini cabang dari ilmu kedokteran menggabungkan studi fungsi dan gangguan hati serta pohon kandung empedu, empedu dan pankreas.
66.  Hidroponik : Ini adalah cabang ilmu yang berhubungan dengan tumbuh tanaman, terutama sayuran, dalam air yang mengandung nutrisi mineral penting, bukan di tanah.
67.  Hidroterapi : Ini adalah ilmu mengobati penyakit menggunakan air panas atau dingin, internal atau eksternal untuk mempertahankan dan memulihkan kesehatan
68.  Histologi, ilmu yang mempelajari tentang jaringan
69.  Higiene, ilmu yang mempelajari tentang kesehatan makhluk hidup
70.  Hortikultura (horticulture) berasal dari bahasa Latin hortus (tanaman kebun) dan cultura (budidaya), dan dapat diartikan sebagai budidaya tanaman kebun. Bidang kerja hortikultura meliputi pembenihan, pembibitan, kultur jaringan, pemanenan, pengemasan dan pengiriman.
71.  Ikhtiologi, Ilmu yang mempelajari tentang ika.
72.  Ilmu Forensik : Ini adalah cabang ilmu kedokteran yang berhubungan dengan pembentukan bukti untuk proses hukum.
73.  Imunologi, Ilmu yang mempelajari tentang sistem kekebalan (imun) tubuh
74.  Kardiologi, ilmu yang mempelajari tentang jantung dan pembuluh darah
75.  Karsinologi, ilmu yang mempelajari tentang crustacean
76.  Kedokteran - studi tentang tubuh manusia dalam kesehatan dan penyakit, dengan obat allopathic berfokus pada mengurangi atau menyembuhkan tubuh dari negara penyakit
77.  Klimatologi : Ilmu yang mempelajari tentang iklim
78.  Konservasi Biologi - studi tentang pelestarian, perlindungan, atau restorasi lingkungan alam, ekosistem alami, vegetasi, dan satwa liar
79.  Laringofaringologi: ilmu tentang tenggorok
80.  Limnologi, ilmu yang mempelajari tentang rawa
81.  Macrobiology - studi biologi pada tingkat individu makroskopik (tanaman, hewan, atau makhluk hidup lain) sebagai unit yang lengkap.
82.  Malakologi, ilmu yang mempelajari tentang molluska
83.  Mamologi, ilmu yang mempelajari tentang mammalian
84.  Metabolomika, kajian dalam biologi molekular yang memusatkan perhatian pada keseluruhan produk proses enzimatik yang terjadi di dalam sel
85.  Mikobiologi, ilmu yang mempelajari tentang jamur
86.  Mikrobiologi, ilmu yang mempelajari tentang organism
87.  Mikologi,  Mempelajari jamur.
88.  Miologi, ilmu yang mempelajari tentang otot
89.  Mirmekologi, ilmu yang mempelajari tentang rayap
90.  Morfologi, ilmu yang mempelajari tentang bentuk atau ciri luar organism
91.  Nematologi, ilmu yang mempelajari tentang nematode
92.  Nefrologi, cabang medis internal yang mempelajari fungsi dan penyakit ginjal
93.  Neurologi, Ilmu yang menangani penyimpangan pada sistem saraf
94.  Nutrisi : Ini adalah studi tentang makanan dan nutrisi dan efeknya pada pertumbuhan, perkembangan dan kesehatan individu.
95.  Organologi, ilmu yang mempelajari tentang organ
96.  Onkologi, ilmu yang mempelajari tentang kanker dan cara pencegahannya
97.  Otolaringologi adalah cabang ilmu kedokteran yang khusus meneliti diagnosis dan pengobatan penyakit telinga, hidung, tenggorok serta kepala dan leher
98.  Otologi: ilmu yang mempelajari tentang telinga dan kelainan serta operasi mikro telinga.
99.  Ontogeni, Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan makhluk hidup dari zigot menjadi dewasa
100. Ornitologi, ilmu yang mempelajari tentang burung
101. Osteologi, ilmu yang mempelajari tentang tulang
102. Oftalmologi, ilmu yang mempelajari tentang mata ( penyakit mata )
103. Palaentologi, Ilmu yang mempelajari tentang fosil
104. Paleobotani, ilmu yang mempelajari tumbuhan masa lampau
105. Paleozoologi, ilmu yang mempelajari tentang hewan purba
106. Palinologi, ilmu yang mempelajari polinomorf yang ada saat ini dan fosilnya, diantaranya serbuk sari, sepura, dinoflagelata, kista, acritarchs, chitinozoa, dan scolecodont, bersama dengan partikel material organik dan kerogen yang terdapat pada sedimen dan batuan sedimen
107. Parasitologi, ilmu yang mempelajari tentang parasit
108. Patologi, ilmu yang mempelajari tentang penyakit
109. Patologi anatomi, ilmu yang mempelajari kelainan struktur mikroskopik dan makroskopik berbagai organ dan jaringan yang disebabkan penyakit atau proses lainnya
110. Patologi Klinik, ilmu yang mempelajari kelainan yang terjadi pada berbagai fungsi organ atau sistem organ
111. Pediatri, ilmu yang mempelajari masalah penyakit pada bayi dan anak
112. Periodonti adalah cabang dari ilmu kedokteran gigi yang khusus memepelajari aspek klinis dari jaringan yang mendukung gigi, jaringan tersebut termasuk gingiva (gusi),tulang alveolar (rahang), semen akar ,dan ligament periodontal. Kata periodonti berasal dari kata Yunani, peri berarti sekeliling dan odons berarti gigi. Dari asal katanya periodonti berarti ilmu yang mempelajari sekeliling gigi
113. Philogeni, Ilmu yang mempelajari tentang perkembangan makhlukhidup
114. Primatologi, ilmu yang mempelajari tentang primate
115. Proteomika, kajian secara molekular terhadap keseluruhan protein yang dihasilkan dari ekspresi gen di dalam sel.
116. Protozoologi, ilmu yang mempelajari tentang protozoa
117.  Psikiatri, ilmu kedokteran jiwa
118. Pteridologi, ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan paku
119. Pulmonologi, ilmu yang mempelajari tentang paru-paru
120. Radiologi, ilmu untuk melihat bagian dalam tubuh manusia menggunakan pancaran atau radiasi geombang, baik gelombang elektromagnetik maupun gelombang mekanik
121. Reumatologi, ilmu yang ditujukan untuk diagnosis dan terapi kondisi dan penyakit yang mempengaruhi sendi, otot, dan tulang
122. Rekayasa Genetika, ilmu yang mempelajari tentang manipulasi sifat genetis
123. Rematologi, salah satu subspesialis ilmu penyakit dalam, berkonsentrasi pada diagnosis dan terapi penyakit rematik.
124. Rinologi, Mempelajari tentang penyakit hidung.
125. Rodentiologi, ilmu yang mempelajari tentang rodentia
126. Sitologi, ilmu yang mempelajari tentang sel
127. Sanitasi, ilmu yang mempelajari tentang lingkungan
128. Taksonomi, ilmu yang mempelajari tentang sistematika makhluk hidup
129. Teknik Biokimia, cabang ilmu dari teknik kimia yang berhubungan dengan perancangan dan konstruksi proses produksi yang melibatkan agen biologi
130. Teratologi adalah ilmu yang mempelajari tentang perubahan formasi dari sel, jaringan, dan organ yang dihasilkan dari perubahan fisiologi dan biokimia.
131. Toksikologi adalah pemahaman mengenai pengaruh-pengaruh bahan kimia yang merugikan bagi organisme hidup.
132. Transkriptomika, bagian dari biologi molekular yang mengkaji tentang produk transkripsi secara keseluruhan (transkriptom)
133. Urologi, cabang ilmu kedokteran yang mencakup ginjal dan saluran kemih pada pria dan wan ita baik dewasa dan anak serta organ reproduksi pada pria
134. Venereologi yaitu ilmu yang mempelajari penyakit yang ditularkan melalui alat kelamin,   dermatologi kosmetik dan bedah dermatologi.
135. Viscerologi. Mempelajari organ dalam
136. Virologi, ilmu yang mempelajari tentang virus.
137. Zoologi, ilmu yang mempelajari tentang hewan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar